Polres Alor Gelar Apel Operasi Ketupat 2025

KALABAHI - Pada hari Kamis (20/3/2025) pagi, Polres Alor menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2025 dalam rangka pengamanan Idul Fitri 1446 H. Kegiatan ini berlangsung di Lapangan Apel Polres Alor dengan dipimpin oleh Wakil Kepala Polres (Waka Polres) Alor, KOMPOL Jeri Samzon Puling, A.Md., S.H. Sementara itu, Kabag SDM AKP Onnan Ndolu, S.H., bertindak sebagai Perwira Apel dan Kasat Lantas IPTU Lutfi Satria Nugraha, S. Tr.K bertindak sebagai Komandan Apel.
Apel Gelar Pasukan ini diikuti oleh berbagai unsur yang terdiri dari personel gabungan Kodim 1622 Alor dan Pos Angkatan Laut Alor, Brimob Kompi 4 Yon A Polda NTT, personel Polres Alor, Dishub Kab. Alor, Sat Pol PP Kab. Alor, ASDP Kab. Alor, KSOP Kalabahi Kab. Alor, BMKG Kab. Alor, Basarnas Kab. Alor, PLN Cabang Kalabahi Kab. Alor, serta Saka Bhayangkara Polres Alor.
Hadir dalam kegiatan ini antara lain Asisten III Sekda Alor, Marten G. Maubeka, S.H., Dandim 1622 Alor, Letkol Inf Amir Syarifudin, S.H., Komandan Pos Angkatan Laut, Kapten Laut (P) Sriyono, Wadanki Brimob, IPDA Theodorus Boka, S.H., Sekretaris BPBD Kab. Alor, Wilhelmus Lion, S.Sos., Kabid LLAJ Dinas Perhubungan Kab. Alor, Soleman Haan, Kepala Operasi Kendaraan Dishub Alor, Flori Onlet, serta para Kabag, Kasat, perwira Polres Alor, dan tamu undangan lainnya.
Dalam apel tersebut, Waka Polres Alor, KOMPOL Jeri Samzon Puling, A.Md., S.H., membacakan amanat Kapolri. Dalam amanatnya, Kapolri menyampaikan bahwa apel ini adalah bentuk komitmen untuk memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana, serta memperkuat sinergi dengan berbagai pihak guna memastikan Operasi Ketupat 2025 berjalan aman dan lancar.
Menurut survei Kementerian Perhubungan RI, potensi pergerakan masyarakat selama libur Lebaran 2025 diperkirakan mencapai 146,48 juta orang atau 52% dari total jumlah penduduk Indonesia. Pemerintah juga telah menyiapkan berbagai kebijakan pendukung seperti diskon tarif tiket dan tol, kebijakan work from anywhere, serta perpanjangan masa libur sekolah. Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 28-30 Maret 2025, sementara puncak arus balik diprediksi terjadi pada 5-7 April 2025.
Dalam Operasi Ketupat 2025, Polri bersama TNI dan instansi terkait akan mengerahkan 164.298 personel gabungan yang ditempatkan di 2.835 pos, yang terdiri dari 1.738 pos pengamanan, 788 pos pelayanan, dan 309 pos terpadu. Pengamanan juga difokuskan pada 126.736 objek vital, termasuk masjid, lokasi shalat Idul Fitri, tempat wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api, dan bandara.
Kapolri juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat, termasuk unsur TNI-Polri, Basarnas, Kementerian terkait, BNPB, BMKG, Pertamina, Jasa Raharja, Jasa Marga, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pramuka, dan mitra Kamtibmas lainnya yang turut mendukung kelancaran Operasi Ketupat 2025.
Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat 2025 akan berlangsung selama 14 hari, mulai 23 Maret hingga 5 April 2025, secara serentak di seluruh Indonesia. Operasi ini bertujuan untuk memastikan keamanan, ketertiban, dan kelancaran arus mudik serta perayaan Idul Fitri 1446 H.
Dengan adanya operasi ini, diharapkan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan aman serta dapat merayakan Idul Fitri bersama keluarga dengan nyaman.