Polres Alor Sosialisasikan Bahaya Narkoba dan Bullying di SD Inpres Kampung Binongko

Polres Alor Sosialisasikan Bahaya Narkoba dan Bullying di SD Inpres Kampung Binongko

Tribratanewsalor.com, – Bertempat di ruang kelas SD Inpres Kampung Binongko, Kelurahan Binongko, Kecamatan Teluk Mutiara, Polres Alor melalui Satuan Reserse Narkoba (Resnarkoba) melaksanakan kegiatan sosialisasi bahaya narkoba dan bullying pada Senin (25/11) pukul 09.00 WITA. Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk staf sekolah, siswa, dan para orang tua murid.

Kasat Resnarkoba Polres Alor, AKP Yohanes Sedu Dore, memimpin jalannya sosialisasi dengan memberikan penjelasan mendalam tentang dampak buruk narkoba dan tindakan bullying bagi generasi muda. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Sekolah SD Inpres Kampung Binongko, Ibu Inggit Irawati Kou, Sp.Pd., beserta staf pengajar, para siswa kelas 4 hingga kelas 6 yang berjumlah 150 orang, serta sejumlah orang tua murid.

Dalam paparannya, AKP Yohanes Sedu Dore menekankan pentingnya pemahaman dini tentang bahaya narkoba dan dampak psikologis bullying terhadap korban maupun pelaku. Ia juga mengajak para siswa untuk berani melaporkan jika mengalami atau menyaksikan tindakan bullying.

"Kegiatan ini merupakan upaya preventif Polres Alor untuk melindungi generasi muda dari pengaruh buruk narkoba dan bullying. Kami berharap para siswa, guru, dan orang tua dapat bersinergi dalam menciptakan lingkungan yang aman dan sehat," ujar AKP Yohanes.

Kegiatan ini dilaksanakan atas dasar surat permohonan Kepala SD Inpres Kampung Binongko nomor: Um.420/169/PK.6/SD.10/XI/2024 tertanggal 22 November 2024. Dalam sambutannya, Kepala Sekolah, Ibu Inggit Irawati Kou, mengapresiasi upaya Polres Alor yang telah memberikan edukasi penting bagi siswa dan orang tua.

"Kami sangat berterima kasih atas kesediaan Polres Alor untuk menyelenggarakan sosialisasi ini. Semoga anak-anak kita semakin teredukasi dan terhindar dari bahaya narkoba serta bullying," ucapnya.

Acara ditutup dengan sesi tanya jawab yang interaktif, di mana para siswa dan orang tua antusias mengajukan berbagai pertanyaan terkait topik yang dibahas. Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif dalam mendorong kesadaran akan pentingnya perlindungan anak dari pengaruh negatif di lingkungan sekitar.