Polres Alor Gelar Jumat Curhat di Kalabahi Barat, Warga Sampaikan Aspirasi Soal Kamtibmas hingga Media Sosial

Polres Alor Gelar Jumat Curhat di Kalabahi Barat, Warga Sampaikan Aspirasi Soal Kamtibmas hingga Media Sosial

Polres Alor kembali melaksanakan kegiatan Jumat Curhat Presisi sebagai wadah untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat (6/3/2026) pukul 09.00 WITA bertempat di Kantor Kelurahan Kalabahi Barat, Kecamatan Teluk Mutiara, Kabupaten Alor, dengan tema “Menuju Indonesia Emas: Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan.”

Kegiatan Jumat Curhat dipimpin langsung oleh Wakapolres Alor Kompol Jeri Samzon Puling, A.Md., SH dan dihadiri sejumlah pejabat utama Polres Alor, di antaranya Kabag SDM AKP Onand Ndolu, SH, Kasat Lantas IPTU Muhammad Aris S, SH, Kasat Narkoba IPTU Ferdinandus Hale Manek, para KBO dari berbagai satuan fungsi, aparat Kelurahan Kalabahi Barat, para ketua RT/RW, Ketua LPM, serta masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Wakapolres Alor Kompol Jeri Samzon Puling menjelaskan bahwa program Jumat Curhat merupakan salah satu program Polri untuk membuka ruang komunikasi langsung antara kepolisian dan masyarakat.

“Melalui kegiatan ini kami ingin mendengar secara langsung saran, kritik, maupun masukan dari masyarakat. Kepolisian tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kami membutuhkan dukungan dan informasi dari masyarakat agar situasi kamtibmas di Kabupaten Alor tetap aman dan kondusif,” ungkap Wakapolres.

Pada sesi diskusi, Ketua LPM Kelurahan Kalabahi Barat, Bapak Mhateus Mani Kita, menyampaikan apresiasi kepada Polres Alor atas upaya menjaga keamanan di wilayah tersebut. Ia menilai situasi di Kalabahi Barat saat ini semakin kondusif dibandingkan sebelumnya. Namun demikian, ia juga menyoroti masih adanya kebiasaan sebagian pemuda yang mengonsumsi minuman keras serta menyampaikan keberatan apabila ada rencana kegiatan perayaan Valentine yang akan dilaksanakan di Lapangan Kenarilang.

Selain itu, Ketua RT 08 Kelurahan Kalabahi Barat, Ibu Aida Ulumando, mengusulkan agar kegiatan pembinaan masyarakat oleh kepolisian dapat dilakukan langsung di tempat ibadah, seperti masjid pada hari Jumat dan gereja pada hari Minggu. Hal tersebut dinilai efektif untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat, khususnya para pemuda. Ia juga meminta agar pihak kepolisian dapat memantau akun media sosial yang sering menyebarkan informasi yang belum tentu benar dan berpotensi menimbulkan keresahan.

Sementara itu, tokoh masyarakat Bapak Orias Balol menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Menurutnya, keamanan dimulai dari kesadaran pribadi setiap individu. Ia juga mengajak tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk bersama-sama melakukan pembinaan moral kepada generasi muda agar terhindar dari perilaku negatif seperti mabuk-mabukan.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Wakapolres Alor menegaskan bahwa menjaga keamanan merupakan tanggung jawab bersama antara kepolisian dan masyarakat. Ia juga menjelaskan bahwa setiap kegiatan keramaian harus melalui persetujuan pemerintah setempat serta pemilik lokasi sebelum diajukan izin kepada kepolisian.

Selain itu, Wakapolres juga mengingatkan masyarakat agar bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar.

Dalam kesempatan yang sama, Kasat Lantas Polres Alor IPTU Muhammad Aris menyampaikan bahwa pelaksanaan penindakan pelanggaran lalu lintas tetap mengacu pada aturan yang berlaku. Namun di beberapa lokasi seperti area pasar, pendekatan yang dilakukan lebih mengedepankan imbauan dan penertiban secara humanis.

Sementara itu, KBO Reskrim IPDA Ibrahim Usman menjelaskan kepada masyarakat mengenai prosedur penahanan dalam proses hukum yang harus memenuhi syarat-syarat tertentu sesuai ketentuan undang-undang yang berlaku.

Dari sisi pelayanan, KBO Sat Intelkam IPDA Yohanes Hamilkar Muda menginformasikan bahwa pengurusan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) kini semakin mudah melalui aplikasi Super App Presisi Polri, sehingga masyarakat dapat melakukan pendaftaran secara online sebelum datang untuk pencetakan.

Selain itu, Kabag SDM Polres Alor AKP Onand Ndolu juga menyampaikan informasi terkait rencana penerimaan anggota Polri Tahun 2026 yang diperkirakan akan dimulai pada bulan Maret hingga awal April. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak percaya kepada pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang karena proses rekrutmen Polri dilaksanakan secara bersih, transparan, akuntabel, dan humanis (BETAH).